Penjara

Psikolog: Pelaku Begal Remaja Jangan Dipenjara

Oleh Jatu Raya,

BERITA JOGJA – Heboh begal di Jogjakarta baru-baru ini dengan pelaku remaja menarik perhatian publik. Penjara dinilai mampu mengubah perilakupelaku begal remaja. Namun, Psikolog UGM, Kwartarini Wahyu Yuniarti tak sepenuhnya setuju dengan hukuman tersebut. Menurutnya, memenjarakan pelaku begal remaja ke penjara tidak banyak mengubah perilaku mereka. Pasalnya belum ada bukti keberhasilan hasil dari pembinaan di […]

BERITA JOGJA – Heboh begal di Jogjakarta baru-baru ini dengan pelaku remaja menarik perhatian publik. Penjara dinilai mampu mengubah perilakupelaku begal remaja. Namun, Psikolog UGM, Kwartarini Wahyu Yuniarti tak sepenuhnya setuju dengan hukuman tersebut.

Aniaya pacar, Avan dipenjara

Istimewa

Menurutnya, memenjarakan pelaku begal remaja ke penjara tidak banyak mengubah perilaku mereka. Pasalnya belum ada bukti keberhasilan hasil dari pembinaan di penjara selain efek jera yang menimbulkan trauma.

“Sebaliknya penanganan pelaku begal remaja bisa dilakukan lewat sesuatu yang positif. Misalnya melalui olahraga seperti tinju, sepakbol atau di bidang kemiliteran,” ujarnya.

Ia yakin bahwa pengalihan energi itu mampu menekan aksi negatif remaja terlebih pelaku begal. “Soalnya tidak ada waktu lagi untuk berpikiran atau beraksi negatif karena telah tersalurkan,” tambahnya.

Sedangkan untuk menghindari munculnya perilaku negatif remaja ke arah begal, Kwartini menegaskan perlunya pengawasan dan kasih sayang dari orang tua. Masa remaja yang secara psikologis belum stabil ini butuh arahan dan pengawasan dari orang-orang terdekat.

“Mereka kan lagi mencari jati diri. Mereka kebanjiran informasi dan harus ada pengawasan dari orang tua, guru, dan orang terdekat,” tutupnya.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar