Rahasia Didik Nini Thowok Mengolah Energi dalam Tari

Bagi Didik tari bukan sekadar persoalan artistik atau semiotik saja.

BERITA JOGJA – Didik Nini Thowok adalah maestro seni tari. Melihatnya menari adalah nikmat yang tak terdustakan. Kelenturan tubuh, ketegasan gerakkan, dan pernapasannya tak hanya enak ditonton namun membuat makna tarian tersampaikan. Suatu pengalaman yang didapat setelah berpuluh latihan dan ribuan panggung tentunya.

Didik nini thowok (Foto: Istimewa)

Didik nini thowok (Foto: Istimewa)

Namun, bagi Didik tari bukan sekadar persoalan artistik atau semiotik semata. Tari juga membutuhkan kesempurnaan dalam pernapasan yang berefek pada gerakkan di atas panggung. Senam Yoga, kata Didik, adalah rahasianya selama ini mampu mengelola napas saat menari.

“Olahraga napas ini sebenarnya ada banyak manfaat. Salah satunya meningkatkan olah energi dan olah napas ketika menari. Sekitar tahun 70-an saya mengalami flek di paru-paru. Saya waktu itu sangat kesulitan dalam menahan napas. Efeknya ketika perform di panggung, saya tidak bisa maksimal. Kemudian saya mencoba yoga dan setelah intens hasilnya pun langsung kentara”, kata Didik saat Yoga bersama di Candi Prambanan yang digelar Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) bersama India Embassy 25 Juni lalu.

Ribuan orang khusyuk Yoga di Candi Prambanan (Foto: UAJY)

Ribuan orang khusyuk Yoga di Candi Prambanan (Foto: UAJY)

Dalam gelaran itu sendiri Didik bersama ribuan orang khusyuk bersenam Yoga. Walaupun acara diadakan di tengah-tengah momen puasa, namun hal itu tak menyurutkan minat dan niat yoga para peserta. Realitas kekinian, yoga tak hanya sekadar tren saja. Didik sendiri sudah mendapatkan efek positifnya secara langsung. “Artinya yoga saat ini sudah banyak diminati,” pungkas Didik.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar