Rekan Pelaku Pembacokkan Berantai di Jogja Divonis 4 Tahun

Oleh Jatu Raya,

BERITA JOGJA – ERA (17) rekan pelaku terdakwa kasus pembunuhan dan penganiayaan berantai, Faqih, pada Desember 2014 lalu divonis selama 4 tahun.  Hakim Ninik Hendras Susilowati menilai terdakwa bersalah penganiayaan yang mengakibatkan kematian sesuai dengan Pasal 76 C Jo.80ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014. Hakim memvonis terdakwa dengan hukuman pidana selama empat tahun, Selasa […]

BERITA JOGJA – ERA (17) rekan pelaku terdakwa kasus pembunuhan dan penganiayaan berantai, Faqih, pada Desember 2014 lalu divonis selama 4 tahun.  Hakim Ninik Hendras Susilowati menilai terdakwa bersalah penganiayaan yang mengakibatkan kematian sesuai dengan Pasal 76 C Jo.80ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014.

Hukum

ilustrasi Hufington Post

Hakim memvonis terdakwa dengan hukuman pidana selama empat tahun, Selasa (30/6) di Pengadilan Negeri (PN) Anak-Anak Sleman. Putusan ini lebih ringan dua tahun dari yang dituntut jaksa selama 6 tahun pidana.

Tim Kuasa Hukum terdakwa, Bima Heri SH, Budi Wandani SH MH, Parnigotan Tua Marbun SH, dan Sapto Nugroho SH dari LBH Sikap menyatakan pikir-pikir atas vonis yang diberikan.

“Terdakwa tidak tahu apa-apa tentang niatan Faqih yang mau membacoki orang-orang di jalan. Pedang yang digunakan untuk membacok juga sebenarnya disembunyikan di kendaraan Faqih,” kata Budi Wandani, ditemui usai sidang.

Sebagaimana diketahui dalam amar tuntutan, ERA sendiri diajak oleh Faqih, pelaku pembunuhan dan penganiayaan yang sempat menghebohkan Jogja dengan isu Raden Kian Santang pada Desember 2014 lalu. Dalam kondisi mabuk, Faqih mengajak ERA berkeliling sambil membcoki orang-orang yang ditemui, di antaranya di wilayah Wedomartani dan Candi Gebang

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar