Rentetan Kasus Sodomi di Indonesia: Robot Gedek, Babe, dan SS

Tahun 1996 dan 1998 pernah juga terjadi kasus sodomi yang menghebohkan seperti yang dilakukan SS di Sleman

BERITA JOGJA – Kasus pelecehan seksual terhadap anak-anak di Indonesia selalu menggemparkan masyarakat. Baru-baru ini misalnya, SS, warga Sleman ketahuan melakukan kekerasan seksual pada 10 anak-anak. Para korban ini pun menurut keterangan Hudit Wahyudi selaku Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jogja dicekoki minuman keras (miras) sebelum disodomi.

Pelaku kekerasan seksual dihukum dua tahun

Ilustrasi kekerasan (Dok.Istimewa)

“Awalnya ada korban yang melapor pada kerabatnya lalu dilanjutkan dengan laporan ke Polda Jogja. Bisa jadi korban ada yang belum lapor,” ujarnya.

Kasus yang cukup menghebohkan tidak hanya warga di Jogjakarta ini sempat terjadi juga menahun lalu di Jakarta. Pada 1996 ada sosok Robot Gedek, pelaku sodomi 12 anak-anak yang diikuti dengan pembunuhan dan mutilasi.

Dari catatan yang dikeluarkan Polres Jakarta Timur dan Pusat usai penyidikan , dari 12 korban hanya delapan yang bisa ditemukan jenazahnya. Sebelum ditangkap pada 27 Juli 1996, Robot yang meninggal pada 2007 karena serangan jantung ini sempat jadi buronan dan kabur ke daerah Jwa Tengah. Berbeda dengan SS yang mengaku sadar ketika melakukan sodomi, Robot justru sebaliknya.

“Saya tidak sadar. Saya kira yang saya bunuh itu ayam,” katanya ketika diadili di Pengadilan Jakarta Pusat waktu itu.

Pada 1998 kejadian serupa terjadi lagi. Babe, warga Magelang, menjadi pelaku sodomi terhadap belasan anak jalanan di Jakarta. Hijrah dari Magelang setelah istrinya meninggal, ia juga mengikuti jejak Robot yang membunuh para korbannya. Tercatat tujuh korban dibunuhnya.

Menurut catatan kepolisian aksi sodominya ini sudah berlangsung selama kurun waktu 1998 dan yang disertai pembunuhan pada 2007. Babe juga terindikasi memiliki kelainan nekrofil, yaitu bersetubuh dengan mayat.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar