RS Sardjito Ungkap Sebab Meninggalnya Paku Alam IX

Kondisi Pakualam terus memburuk sejak masuk RS Sardjito pada 6 November lalu

BERITA JOGJA – Wakil Gubernur Jogjakarta, Sri Paduka Pakualam IX meninggal dunia. Sosok ramah tersebut menghembuskan nafas terakhir Sabtu (21/11) pukul 15.10 Wib di Rumah Sakit (RS) Sardjito di usia ke-87 tahun.

Jenazah Paku Alam saat dibawa ke kamar jenazah RS Sardjito. (Foto: Kresna)

Jenazah Paku Alam saat dibawa ke kamar jenazah RS Sardjito. (Foto: Kresna)

Kepala Humas RS Sardjito, Trisno Heru Nugroho membenarkan hal tersebut. Menurutnya, Pakualam meninggal setelah menjalani perawatan intensif sejak awal bulan lalu. “Benar, meninggal tadi pukul 15.10 Wib. Beliau meninggal setelah di rawat sejak tanggal 6 November lalu,” bebernya saat ditemui di RS.

Trisno membeberkan bahwa sejak masuk pada 6 November 2015, kondisi almarhum terus memburuk. 10 hari setelah masuk RS, almarhum pun terpaksa dilarikan ke ICU karena kondisinya terus memburuk. “Di ICU tanggal 16 November, setelah itu dirawat intesif. Karena memang usia beliau sudah tua, penyakitnya penyakit tua, sudah sepuh,” tambah Heru. (Baca juga: Warga Jogja Turut Berduka Atas Kepergian Paku Alam IX)

Saat masuk ke ICU, almarhum kesulitan bernafas karena gangguan pernafasan akut. Tim Dokter pun langsung memasang alat bantu pernafasan.  “Beliau mengalami ganguan pernafasan akut. Selasa kemarin kondisi kurang baik dan bantu alat bantu pernafasan, ventilator. Obat disesuaikan dengan kondisi beliau,” sambung Direktur RSUP Dr Sarjito, Dr Mohammad Syafak Hanung.

Halaman

1 2

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar