Sebab Mahasiswa Jadul Kuliah Pakai Celana Robek, Sandal Jepit, dan Berkalung Handuk

Oleh Jatu Raya,

Mahasiswa zaman dulu kuliah dengan pakaian seadanya bukan buat gaya-gayaan.

BERITA JOGJA – Mahasiswa bercelana butut robek pula, kaos oblong, dan minus sepatu dalam realitas kekinian jadi ‘hama’ di banyak kampus Jogja. Mereka yang berpenampilan begitu tidak boleh masuk ruang kelas, dilarang menemui dosen di kantor, bahkan haram masuk perpustakaan kampus.

Situasi ini beda seperti tahun 80 atau 90-an. Para dosen masih mengerti-minimal memahami-para mahasiswa yang jauh dari kata rapi saat ngampus.

Celana robek mahasiswa (Ilustrasi: Istimewa)

Celana robek mahasiswa (Ilustrasi: Istimewa)

“Itu bukan gaya-gayaan atau style ‘Rock n Roll’ atau bagaimana, tapi memang keadaannya begitu. Jadi mahasiswa zaman dulu itu sangunya sedikit dari orang tua. Daripada buat beli baju atau celana, uangnya disimpan untuk makan dan bikin tugas kuliah yang banyak sekali. Jadi bukan gaya-gayaan dan para dosen mengerti benar kok waktu itu,” kisah Salahudin, mahasiswa UGM angkatan 92.

Mahasiswa zaman dulu memang tidak punya waktu buat mengurus badan dan penampilan sendiri, terlebih mereka yang nge-kost. Seperti cerita Salahudin, kondisi ini dibenarkan Suharmanto, mahasiswa ISI angkatan 1996. Perupa yang dikenal lewat lukisan bertema sosial ini menceritakan bagaimana situasi perkuliahan taun 90-an.

“Di ISI waktu dulu itu ada tugas besar membuat 200 sketsa selama satu semester. Itu baru satu mata kuliah lho, belum yang lainnu. Tiap malam itu jadinya begadang bikin tugas, tidur jam enam atau tujuh pagi, terus berangkat kuliah jam sembilan. Enggak ada waktu buat memilih baju, laundry, mencuci atau gimana, jadinya pakai pakaian seadanya saja dan kebetulan yang sudah belel,” kenangnya.

J.K, senior Suharmanto bahkan dulu pernah kuliah sambil ngopi dalam ruang kelas. Para dosen pun mahfum dengan kondisi mahasiswanya. Uang kiriman digunakan beli kanvas dan makan karena dua hal itu lebih berharga daripada pakaian.

“Ada juga teman saya yang baru setengah sadar masuk kuliah. Handuknya melingkar di leher karena mau mandi udah tidak sempat langsung masuk kuliah. Jadi memang keadaan yang bikin kenapa banyak mahasiswa seperti sembarangan milih baju pas masuk kuliah” kenangnya.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar