Sekaten 2015 Tampil Beda

Oleh Jatu Raya,

Salah satu perbedaan yang kentara adalah waktu Pasar Malam yang hanya 21 hari, berbeda dari sebelumnya yang 40 hari.

Sekaten

Stan permainan di Sekaten sudah selesai dibangun. (Foto: Aristides)

BERITA JOGJA – Pasar Malam Perayaan Sekaten (PSMP) tahun 2015 ini berbeda seperti tahun-tahun sebelumnya. Setidaknya ada tiga perbedaan PSMP tahun ini dengan sebelumnya, yaitu sebagai berikut:

Waktu Pelaksanaan 21 Hari

PSMP 2015 hanya berjalan 21 hari, tidak selama tahun sebelumnya selama 40 hari. Sekaten akan dimulai pada 4 Desember-24 Desember 2015 di Alun-Alun Utara. KRT Jatiningrat, yang biasa disapa Romo Tirun menyatakan diperpendekanya PSMP bukan persoalan sama sekali. “Soalnya hanya kegiatan pendukung dari upacara Sekaten. Jadi enggak ada masalah sama sekali,” komentarnya.

Selain itu, alasan lain diperpendeknya waktu karena Alun-ALun Utara masih dalam tahap perbaikan.

Stan Gratis

Stan pedagang di PSMP 2015 digratiskan, tidak seperti tahun lalu yang dipungut bayaran. Pihak penyelenggara pun sudah membuka pendaftaran stan sejak Rabu (25/11) hingga Kamis (26/11) kemarin yang langsung diserbu ratusan pendaftar.

Stan yang disediakan di Sekaten berdasarkan data Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Pertanian (Disperidagkoptan) Kota Jogja, jumlah stan yang disediakan sebanyak 843 stan. Sejumlah stan tertentu akan diatur khusus untuk stan produk potensi daerah dari pemerintah, Forkop setiap kecamatan, dan panggung. Lahan parkir sendiri disediakan melingkar di pinggir jalan PMPS, dan di seputaran Alun-alun utara.

Bentuk Stan Ikut Pemkot

Alun-Alun

Para pekerja stan sedang menyelesaikan stan di Alun-Alun Utara. (Foto: Azka M)

Karena Alun-Alun Utara masih dalam tahap revitalisasi, maka pada pedagang tidak bisa bebas membuat stan. Bentuknya akan mengikuti aturan Pemerintah Kota (Pemkot) agar tidak merusak lapangan Alun-Alun. Saat ini pun pengerjaannya sudah hampir 70 persen.

“Sudah mau 70 persen lah. Kami koordinasi sama Pemkot gimana bentuk stan-nya,” cerita Sukidi, salah seorang pekerja stan di Alun-Alun, Sabtu (28/11) pagi.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar