Sekjen PDI Perjuangan Kasian Mahasiswa Sekarang Bayar Mahal Kuliah

Oleh Kresna,

BERITA JOGJA – Kembali ke kampusnya di UGM, Hasto Kristiyanto, Sekjen PDI Perjuangan merasa prihatin dengan kondisi mahasiswa zaman sekarang. Sebab, mereka membutuhkan uang yang banyak setiap semesternya untuk membayar kuliah. Saat dia bertanya kepada mahasiswa UGM dia mendapatkan informasi jika setiap semesternya mahasiswa mengeluarkan uang Rp.5juta. “Saya tanya sekarang, berapa bayar kuliah sekarang setiap […]

BERITA JOGJA – Kembali ke kampusnya di UGM, Hasto Kristiyanto, Sekjen PDI Perjuangan merasa prihatin dengan kondisi mahasiswa zaman sekarang. Sebab, mereka membutuhkan uang yang banyak setiap semesternya untuk membayar kuliah.

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto (foto : istimewa)

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto (foto : istimewa)

Saat dia bertanya kepada mahasiswa UGM dia mendapatkan informasi jika setiap semesternya mahasiswa mengeluarkan uang Rp.5juta. “Saya tanya sekarang, berapa bayar kuliah sekarang setiap semesternya, lima juta? Coba lihat betapa besarnya investasi mahasiswa sekarang untuk pendidikan,” katanya saat menyampaikan pidato kebudayaan pada sebuah seminar di UGM, Senin (15/6).

Dia membandingkan biaya kuliah di zamannya dengan mahasiswa sekarang. Dia mengaku saat kuliah hanya mengeluarkan biaya Rp.54ribu setiap semesternya untuk biaya kuliah.

“Saya kasian sama mahasiswa sekarang kalau begitu mahal. Saya dulu cuma Rp.54ribu, itu pun dapat beasiswa Rp.100ribu perbulan, jadi surplus,” ujarnya.

Lebih parah lagi para mahasiswa sekarang sudah tidak memiliki waktu lagi untuk berorganisasi karena biaya yang mahal menuntut harus lulus dan fokus pada pembelajaran dikelas dan mengejar nilai. Namun demikian dia mengaku mahasiswa di UGM masih lebih baik nasibnya karena merasakan KKN (Kuliah Kerja Nyata).

“Tapi di UGM masih ada KKN, jadi mahasiswa bisa terjun langsung ke masyarakat jadi tahu bagaimana kondisinya. Jadi harus bangga juga kita,” tambahnya.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar