Kisah Sultan HB IX

SO 1 Maret: Perdebatan yang Tak Kunjung Usai

Oleh Maya Eka,

BERITA JOGJA – Sampai saat ini, terdapat dua versi yang berbeda tentang siapa yang menjadi pencetus SO 1 Maret, yang telah berhasil mengembalikan kedaulatan NKRI, dan menjadi salah satu peristiwa paling bersejarah di Indonesia. Tentang siapa tokoh yang menjadi pencetus SO 1 Maret, ada dua tokoh yang menjadi perdebatan. Pertama, adalah Sri Sultan Hamengku Buwana […]

BERITA JOGJA – Sampai saat ini, terdapat dua versi yang berbeda tentang siapa yang menjadi pencetus SO 1 Maret, yang telah berhasil mengembalikan kedaulatan NKRI, dan menjadi salah satu peristiwa paling bersejarah di Indonesia. Tentang siapa tokoh yang menjadi pencetus SO 1 Maret, ada dua tokoh yang menjadi perdebatan. Pertama, adalah Sri Sultan Hamengku Buwana IX. Kedua, ialah Presiden ke-2 RI, Soeharto.

Kisah Sultan HB IX

Istimewa

Versi pertama, pengagasnya adalah Soeharto. Ini bisa ditemukan dalam buku 30 Tahun Indonesia Merdeka, yang diterbitkan di masa Soeharto berkuasa. Alkisah, Soeharto, yang kala itu masih menjabat sebagai Letnan Kolonel sekaligus Komandan Brigade 10 daerah Wehrkreise III yang membawahi daerah Jogjakarta, telah menyusun strategi penyerangan dan memimpin secara langsung SO 1 Maret 1949.

Dituliskan bahwa serangan tersebut telah direncanakan secara matang oleh Soeharto, dan sesaat sebelum penyerangan, Soeharto menemui HB IX guna meminta izin. Dalam versi buku 30 Tahun Indonesia Merdeka ini seolah ingin menegaskan peran HB IX dalam SO 1 Maret hanya sebagai pemberi izin serangan.

Versi kedua sebaliknya. Dalam Tahta untuk Rakyat yang tidak lain merupakan biografi HB IX dituliskan bahwa Sultan inisiator SO 1 Maret 1949.

Halaman

1 2

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar