Suka Duka Jadi Mahasiswa yang Sudah Menikah Saat Ngampus

Oleh azkamaula,

Banyak tantangan yang dihadapi para mahasiswa yang sudah menikah ketika di kampus

BERITA JOGJA – Menjadi mahasiswa itu gampang-gampang susah. Banyak juga suka dan dukanya. Terutama bagi mereka yang sudah berumah tangga tapi masih belum selesai kuliah. Ada yang banyak sukanya, ada juga yang banyak dukanya.

Ilustrasi menikah muda (Foto: Istimewa)

Ilustrasi menikah muda (Foto: Istimewa)

Felinda Harianti, mahasiswa S1 UNY misalnya mengisahkan tantangan terbesar menjadi mahasiswa yang juga berstatus sebagai istri atau Ibu rumah tangga. Waktu, katanya, yang menjadi tantangan terbesar.

“Kadang kalau anak rewel, terus di-line ayahnya di rumah pas kita lagi kuliah itu pengennya cepat-cepat pulang. Jadinya enggak fokus pas di kelas. Apalagi pas ada tugas gede yang harus dikerjakan tapi di rumah sambil mengasuh anak,” kisahnya.

Situasi itu pertama-tama agak susah juga dijalani Linda. Tapi lama kelamaan dia menikmatinya. “Saya sering ajak anak ke kampus kalau pas kuliah malah sekarang. Pas ada kuliah, biasanya saya titipin ke temen atau saya WA biar ayahnya yang nemenin di kampus,” kisahnya.

Lain lagi dengan Tomo. Mahasiswa UTY yang menikah di usia 21 tahun ini punya kesepakatan dengan istrinya yang juga masih mahasiswa. Tomo dan istrinya bersepakat untuk menunda dulu punya anak sampai kuliah selesai. “Bukannya mau melangkahi Yang Kuasa, tapi memang ini sudah kesepakatan sebelum nikah. Kalau pas nganu, hehe, ya jangan sampai kebablasan,” kisahnya lalu terkekeh.

Menikah muda adalah pilihan. Sebab pada dasarnya manusia terlahir bebas untuk menentukkan pilihan dalam hidupnya. Tapi tak jarang mereka yang menikah muda ini dapat sematan negatif saat di kampus. “Memang menyebalkan, pada nanya, ‘kok muda banget menikahnya?’ atau ‘kenapa enggak tunggu kuliah rampung dulu’ saya sering banget ditanyai begitu,” cerita Azizah Nur Baqi, mahasiswi UIN.

Azizah punya cara untuk membungkam mereka yang sering melontarkan pertanyaan mengganggu macam itu. “Kalau ditanya, jawab santai saja. Saya biasanya jawab,’daripada nanti-nanti nikahnya, kewer-kewer,” katanya lalu terbahak.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar