Sultan HB X Dapat Perintah di Kamar Tapa

Oleh Jatu Raya,

BERITA JOGJA – Adalah kewajiban bagi seorang raja untuk bertapa. Demikian pula Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X. Sebagai raja, ia tak pernah absen melakukan ritual ini. Baik ketika mencari petunjuk sampai menerima pesan dari para leluhur. Begitu pula saat adanya Sabda atau Dawuh Raja yang baru-baru ini dikeluarkannya. Dalam jumpa pers sekaligus pertemuannya dengan […]

BERITA JOGJA – Adalah kewajiban bagi seorang raja untuk bertapa. Demikian pula Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X. Sebagai raja, ia tak pernah absen melakukan ritual ini. Baik ketika mencari petunjuk sampai menerima pesan dari para leluhur.

Sri Sultan Hamengku Buwono X membaca Sabdotomo di bangsal Kencana, Kraton Jogjakarta

Sri Sultan Hamengku Buwono X sedang membacakan Sabdotomo di bangsal Kencana, Kraton Jogjakarta

Begitu pula saat adanya Sabda atau Dawuh Raja yang baru-baru ini dikeluarkannya. Dalam jumpa pers sekaligus pertemuannya dengan warga, Sultan menceritakan datangnya sabda tersebut.

“Sabda Raja ini merupakan perintah Allah melalui para eyang leluhur. Mau tidak mau saya harus melaksanakannya. Sebagai Raja, jika tidak melaksanakan akan mendapat siksa,” katanya, Jumat (8/5) sore di Ndalem Wironegaran.

Sultan mengaku punya ruangan khusus di dalam Kraton dalam menerima perintah. Proses ini menurutnya sudah lama dilakukan. Jika perintah datang, katanya, tidak bisa ditunda-tunda lagi. Ini juga menjawab pandangan sebagian pihak yang merasa pembacaan sabda terkesan mendadak.

“Lha yang namanya perintah dari leluhur harus secepatnya dilaksanakan. Ada perintah hari apa jam berapa misalnya ya harus dilakukan. Istri saya saja kalau perlu saya bangunkan subuh untuk dandan ketika ada perintah,” tambahnya.

Namun Sultan menolak menceritakan lebih lanjut tentang proses penerimaan perintahnya. Hal tersebut menurutnya terlalu pribadi untuk diceritakan. “Yang pasti saya tidak punya dukun. Tapi juru kunci punya,” jelasnya.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar