Peninggalan Tarekat Mason di Jogja

Tahun 1994, Jogjakarta Pernah Berlakukan Jam Malam

Oleh Maya Eka,

BERITA JOGJA – Pada 1994 Jogjakarta pernah memberlakukan aturan jam malam, yang dikenal dengan operasi Kecoa ’94. Aturan tersebut diberlakukan di Jogjakarta, lantaran pada tahun-tahun tersebut sedang marak aksi kejahatan seperti penjambretan, curanmor, penganiayaan berat, peredaran narkotika, dan uang palsu. Selain itu, operasi Kecoa juga bertujuan untuk mencegah masuknya penjahat dari luar kota, karena pada […]

BERITA JOGJA – Pada 1994 Jogjakarta pernah memberlakukan aturan jam malam, yang dikenal dengan operasi Kecoa ’94. Aturan tersebut diberlakukan di Jogjakarta, lantaran pada tahun-tahun tersebut sedang marak aksi kejahatan seperti penjambretan, curanmor, penganiayaan berat, peredaran narkotika, dan uang palsu. Selain itu, operasi Kecoa juga bertujuan untuk mencegah masuknya penjahat dari luar kota, karena pada masa itu, di Jakarta juga sedang dilakukan operasi yang serupa.

Peninggalan Tarekat Mason di Jogja

Istimewa

Dalam pelaksanaan operasi Kecoa ’94, semua kegiatan yang masih berlangsung di atas jam 22.00 WIB, akan dibubarkan oleh petugas kemanan. Selain itu, aparat juga akan menindak tegas para pembuat onar, jika ada yang membuat onar, mereka akan langsung diciduk dan diperiksa.

Pada masa itu, operasi Kecoa dikepalai oleh Kapolwil Jogjakarta, yang kala itu dijabat oleh Kolonel (Pol) Drs. H. Anwar, SH. Operasi Kecoa, juga mendapat dukungan penuh dari Korem, Kodim, AURI, Brimob, Hansip dan Pemda. Karena mendapat banyak dukungan, maka operasi dapat dilaksanakan dengan lancar.

Operasi Kecoa ’94 difokuskan di daerah-daerah yang menjadi rawan kejahatan. Kala itu daerah yang menjadi perhatian utama adalah sekitar Kabupaten Sleman, Kota, dan Bantul. Sedangkan untuk Kabupaten Gunungkidul dan Kulon Progo, bukan menjadi daerah operasi. Namun meski begitu, daerah Gunungkidul dan Kulon Progo dalam setatus pengawasan, dan akan dilakukan operasi yang serupa jika dianggap perlu.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar