Tangani Demo di UNY, Polisi Bantah Sengaja Kejar dan Pukul Massa Aksi

Kepolisian menyayangkan adanya isu yang memojokkan mereka selama penanganan demo

BERITA JOGJA – Pihak kepolisian membantah tuduhan bahwa mereka sengaja melakukan pengejaran terhadap massa aksi usai demonstrasi penolakkan UKT di UNY, Sabtu (30/1) sore. Kompol Aji Hartato, Kapolsek Bulaksumur pada Beritajogja.id mengatakan bahwa saat usai demonstrasi, pihaknya tidak mungkin mengamankan mahasiswa hanya gara-gara demo.

Ilkustrasi polisi. (Foto: Istimewa)

Ilkustrasi polisi. (Foto: Istimewa)

“Kami menangani demonstrasi dengan preventif. Tidak ada yang namanya setelah demo terus mengejar massa aksi. Tapi setelah demo, ada oknum dalam massa aksi yang coba melakukan upaya perusakkan mobil plat merah, jadinya kami langsung mengejar untuk mengamankan,” jelasnya ditemui di depan Student Center (SC) UNY, Sabtu (30/1) malam.

Sebelumnya beredar kabar bahwa pihak kepolisian sengaja mengejar massa aksi usai demonstrasi karena tidak diizinkan masuk ke Rektorat. Beredar juga kabar bahwa kepolisian melakukan pemukulan. Aji menyayangkan adanya kabar yang tidak lengkap tersbeut.

“Masalahnya itu membuat opini publik berpikir kami sengaja melakukan pengejaran padahal kami hanya menjalankan tugas mengamankan setelah ada perusakkan mobil plat merah. Pemukulan juga tidak ada, ” tegasnya.

Saat ini sendiri di Student Center (SC) UNY sendiri masih ada kepolisian yang berjaga-jaga. Sekitar pukul 20.30 WIB kepolisian membawa sekitar 26 massa aksi ke Polres Sleman untuk dimintai keterangan.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar