Tangani Eks Gafatar, Pemerintah Jangan Terjebak Pola Pikir Sektarian

Warga eks Gafatar punya perbedaan keyakinan itu persoalan lain. Negara harus berani memberikan perlindungan pada eks anggota Gafatar

BERITA JOGJA – Pemerintah daerah sedang menangani eks anggota Gafatar setelah dipulangkan dari Kalimantan Barat (Kalbar) ke daerah asal. Pun dengan Jogjakarta yang sedang sibuk menangani eks anggota Gafatar.

Fakta-fakta gafatar Jogja. (Ilustrasi: Istimewa)

Fakta-fakta gafatar Jogja. (Ilustrasi: Istimewa)

Mumpung belum terlalu jauh dalam melakukan penanganan, Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan (PSKK) UGM mengingatkan pemerintah agar tidak menghilangkan hak warga negara eks anggota Gafarar. Peneliti senior PSKK UGM, Prof.Dr.Muhadjir Darwin mengingatkan hal ini karena pemerintah rentan terjebak dalam pola pikir sektarian.

“Negara tidak boleh terjebak dalam pola pikir sektarian sesat yang diskriminatif dan dalam penanangannya harus ikut menciptakan suasana damai dan tenteram di masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya negara juga harus berani memberikan perlindungan pada eks anggota Gafatar (Baca: 6 Fakta Gafatar yang Wajib Diketahui). Adanya pemulangan ke daerah asal untuk menghindari konflik harus diikuti dengan perlindungan lebih lanjut.

“Warga eks Gafatar punya perbedaan keyakinan itu persoalan lain. Negara harus berani memberikan perlindungan pada eks anggota Gafatar,” tegas Muhadjir.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar