“Tanya” Minggu Pagi: Masih Butuh Eksplorasi

Oleh Jatu Raya,

Duo pop asal Jogja, Minggu Pagi, bangun dari tidur panjang dengan single "Tanya"

BERITA JOGJA – Pemilihan sound dengan intro yang mudah diingat, dan lirik penuh kejutan adalah sajian yang cukup menyenangkan dari duo Pop asal Jogja, Minggu Pagi. Lagu-lagu seperti “Lagu untuk yang Kutunggu Sepanjang Hari”, “Terbang”, “Bahagialah”, atau “Adakah Aku” di album Minggu Pagi #1 membuktikan ajaibnya ramuan musik dari Minggu Pagi yang rilis dua tahun lalu itu.

Minggu Pagi (Dok Indie Jakarta)

Minggu Pagi (Dok Indie Jakarta)

Pekan lalu mereka muncul kembali setelah dua tahun lamanya-meminjam bahasa mereka-hibernasi. Menandai kembalinya Minggu Pagi, Ucuy dan Totoy juga mengenalkan single terbaru mereka berjudul “Tanya”.

“Tanya” bertema cinta pada Orang Tua. Instrumen piano mengiringi Minggu Pagi mengisahkan mimpi menyeka hujan dan kelabu di wajah orang tua yang mengimaji dengan sendu.

Memunculkan suasana sendu lewat intrumen piano bukan perkara mudah. Riff harus kuat dan mampu menarik perasaan saat lirik mulai dinyanyikan. Mendengarkan “Tanya”, ada emosi yang ganjil ketika di bagian melodi digarap datar padahal di sana peluang mengantar lagu menuju puncak.  Namun, Minggu Pagi tak kehilangan konsistensi pembuatan lirik yang kuat dan mudah diingat. Secara keseluruhan karya ini cukup layak untuk dinikmati meski butuh eksplorasi dan eksekusi lanjutan.

Simak lagu “Tanya” di sini

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar