Tertipu “Bro, Minta Pulsa”, Mahasiswa UNY Rugi Rp8 Juta

Oleh azkamaula,

Uang tabungan Pamungkas yang sedianya dijadikan modal usaha usai lulus kuliah dikuras si penipu

BERITA JOGJA – BERITA JOGJA – Model penipuan bermodus minta pulsa kini semakin canggih. Tidak hanya melalui SMS, bahkan melalui telepon disertai jurus gendam. Pamungkas merupakan salah satu korban penipuan tersebut. Mahasiswa salah satu kampus negeri di Jogja tersebut merugi hingga Rp 8 juta.

“Pelaku menghubungi saya sekitar Senin (9/11) kemarin, tapi tidak langsung minta transfer. Katanya pada Rabu (18/11).

Penipuan

Pamungkas ketika menunjukkan isi pesan penipuan. (Foto: Setyo)

Pelaku, mengaku sebagai temannya yang bekerja di Kalimantan. Menurutnya, pelaku cukup lihai dalam beraksi. Yaitu dengan membangun kepercayaan dan menjalin komunikasi intensif. “Ngajak ngobrol terus, ngakrabi sampai menganggap kalau benar dia memang teman saya. Seperti hipnotis, gendam, ada tekniknya dan canggih,” ungkapnya.

Si pelaku yang mengaku temannya bernama Igun itu, mengaku sebagai buruh pabrik di Kalimantan. Ia lalu meminta korban mengirimkan pulsa nominal Rp 100 ribu ke 750 nomor karyawan. Dalihnya, di Kalimantan sulit mencari pulsa.

“Tabungan saya habis. Sempat mau gadai motor, tapi Sabtu (14/11) malam saya sadar kalau saya kena penipuan. Teman saya meminta saya mengecek keberadaan teman saya yang ngaku di Kalimantan itu, ternyata sedang di Jogja. Barulah saya berhenti mengirimi dia pulsa,” terangnya.

Halaman

1 2

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar

  • Prasetyo Wibowo

    Mas Pungkas kena Gendam? :(

  • Marfuah Bahrum

    Hari gini masih percaya “bro minta pulsa”. Sekarang temanya “bro minta saham”. Minta pulsa sudah lewat.

    • Erik Martin

      kalo “bro minta doa restu” apa gajaman juga mb? 😀