FKY

Tiga Perubahan FKY ke-27

BERITA JOGJA – Festival Kesenian Yogyakarta (FKY) ke-27 siap digelar 19 Agustus-5 September mendatang. Berbeda dengan tahun sebelumnya, persiapan FKY kali ini jauh lebih matang dan didahului oleh evaluasi mendalam. Beragam fenomena perubahan seni dan budaya dipandang secara tajam dan menyeluruh dan menghasilkan sejumlah perubahan dibanding tahun lalu. Berikut perubahan FKY tahun ini yang wajib […]

BERITA JOGJA – Festival Kesenian Yogyakarta (FKY) ke-27 siap digelar 19 Agustus-5 September mendatang. Berbeda dengan tahun sebelumnya, persiapan FKY kali ini jauh lebih matang dan didahului oleh evaluasi mendalam. Beragam fenomena perubahan seni dan budaya dipandang secara tajam dan menyeluruh dan menghasilkan sejumlah perubahan dibanding tahun lalu. Berikut perubahan FKY tahun ini yang wajib kamu tahu.

FKY

Poster FKY

Venue

FKY 27 tak lagi bertemoat di Plazza Pasar Ngasem namun di Taman Kuliner Condongcatur.Taman Kuliner menjadi sebuah target pengunjung yang diharapkan mampu menyerap dan sekaligus mewujudkan visi dan misi FKY, khususnya berkaitan dengan pelestarian dan pengembangan seni budaya yang tumbuh dan berkembang di Jogjakarta

Tema

Tema FKY tahun ini adalah Dandan. Dalam bahasa Jawa, Dandan memuat dua aktivitas yaitu bersolek dan berbenah. Bersolek identik dengan aktivitas yang menuntun pada kualitas estetika seperti paras atau penyajian. Sedangkan berbenah identik dengan upaya perbaikan fisik atau non-fisik. Konsep keduanya bakal tersaji dalam FKY 27 sebafai representasi Jogja yang berkesenian dan berkebudayaan.

Selain itu FKY juga bakal menjadi wadah bincang keilmuan, wacana, kreasi sampai pergerakan yang lebih komprehensif sebagai upaya dari mulai dandan sampai dengan nDandani Yogyakarta dengan rupa-rupa permasalahannya. Semoga.

Logo

Logo FKY tahun ini lebih artistik: Wajah yang merepresentasikan masyarakat sebagai agen pengubah kebudayaan. Wajah 
juga merupakan penanda bahwa upaya untuk mewujudkan tujuan dari FKY 27.

Semua berkontribusi untuk saling nDandani, karena “wajah” dari kebudayaan Jogja dari waktu ke waktu. Visualisasi logo FKY ke-27 dibentuk dari deformasi riasan wajah penari “edan-edanan”, tari khas Jogja
yang seringkali hadir dalam pernikahan keluarga Kraton.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar