Tiru Film Hollywood, Sopir Gelapkan Mobil Rental

Oleh Jatu Raya,

BERITA JOGJA – Gara-gara sering nonton film Hollywood seperti Ocean Eleven sampai Sherlock Holmes, AB, sopir rental Kumala Travel terinspirasi menggelapkan satu buah mobil Fortuner milik Soepomo, majikannya pada Januari 2012. Setelah buron selama dua tahun, AB akhirnya tertangkap tahun lalu dan divonis 2 tahun 6 bulan oleh Pengadilan Negeri (PN) Sleman atas perbuatannya. “Terbukti […]

BERITA JOGJA – Gara-gara sering nonton film Hollywood seperti Ocean Eleven sampai Sherlock Holmes, AB, sopir rental Kumala Travel terinspirasi menggelapkan satu buah mobil Fortuner milik Soepomo, majikannya pada Januari 2012.

Penjara

Istimewa

Setelah buron selama dua tahun, AB akhirnya tertangkap tahun lalu dan divonis 2 tahun 6 bulan oleh Pengadilan Negeri (PN) Sleman atas perbuatannya. “Terbukti melanggar pasal 372 KUHP dan sebelumnya pernah dihukum dengan kasus yang sama, vonis 2 tahun 6 bulan,” terang Marliyus SH, Hakim PN Sleman, beberapa waktu lalu.

Dalam amar putusan diketahui bahwa terdakwa AB memang berencana untuk menggelapkan mobil Fortuner milik saksi korban Soepomo. Mula-mula ia berencana meminjam mobil dengan alasan mengantar turis dari Jakarta pada Soepomo. Ia juga meminta agar saksi korban memesankan satu tiket Jogja-Jakarta pada majikannya tersebut.

“Saya percaya karena selama dua tahun dia bekerja tidak pernah ada masalah. Makanya saya mau-mau saja untuk meminjamkan mobil,” kata Soepomo saat memberi kesaksian dalam sidang pemeriksaan saksi untuk rekan terdakwa, Rabu (22/4) kemarin.

AB sendiri yang datang sebagai saksi, menceritakan, usai diantar oleh terdakwa AG untuk meminjam mobil, ia lalu menyuruh AG menunggu di pom bensin Godean. Sementara itu dirinya mengunjungi rumah rekannya di Jombor untuk membongkar GPS mobil.

“Tujuannya untuk menghilangkan jejak. GPS lalu saya buang ke Bandara agar pas ditelpon dan dicek saya bisa alasan untuk mengantar tamu,” kata AB.

Usai membuang GPS, dirinya lalu menemui AG dan sama-sama ke Jakarta untuk menjual mobil. Namun, sampai di Jakarta, keduanya malah ditipu oleh orang bernama Beni yang berniat membeli mobil. “Kita ketemu di Kampung Rambutan dengan Beni. Dia (Beni) bilang mau beli tapi mau kasih DP dulu Rp9 juta. Saya percaya soalnya Mas AG yang mengenalkan. Setelah itu mobil dibawa Beni dan tidak kembali lagi,” tambahnya.

Kedua terdakwa kemudian berpisah usai ditipu di Jakarta. AB buron selama dua tahun. Soepomo sendiri dengan bantuan rekan-rekannya secara tidak sengaja bertemu AB di Semarang. “Saya hilang dua tahun. Rencana-rencana itu saya buat habis nonton film di komputer,” jawabnya saat ditanya Hakim dari siapa ide penggelapan mobil itu pertama kali muncul.

Terdakwa AG pun akan menjalani sidang tuntutan pekan depan. Sementara itu AB sendiri sudah menjalani 5 bulan penjara dari vonis yang diberikan.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar