Tolak Apartemen Uttara, PWKTAU Tagih Janji Pemkab Sleman dan DPRD

Oleh Jatu Raya,

BERITA JOGJA – Paguyuban Warga Karangwuni Tolak Apartemen Uttara (PWKTAU) tak puas dengan kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman, DPRD, dan SKPD terkait. Pasalnya mereka merasa ketiga pihak tersebut tidak serius dalam menyikapi suara mereka yang keberatan dengan pembangunan apartemen di lingkungan mereka. Salah seorang anggota PWKTAU,yang juga warga Karangwuni Teti Budi mengeluhkan hal ini langsung […]

BERITA JOGJA – Paguyuban Warga Karangwuni Tolak Apartemen Uttara (PWKTAU) tak puas dengan kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman, DPRD, dan SKPD terkait. Pasalnya mereka merasa ketiga pihak tersebut tidak serius dalam menyikapi suara mereka yang keberatan dengan pembangunan apartemen di lingkungan mereka.

Warga karangwuni tolak apartemen uttara

PWKTAU saat menggelar audiensi di DPRD Sleman,Rabu (4/3). (Foto: Arisistides)

Salah seorang anggota PWKTAU,yang juga warga Karangwuni Teti Budi mengeluhkan hal ini langsung di depan SKPD dan anggota Komisi A DPRD Sleman. “Kamisudah berjuang jampir satu setengah tahun. Selama itu kami tidak merasa terakomodir. Masalahnya tetap adanya izin-izin terkait oleh SKPD. Yang kami pikir apakah suara kami tak pantas untuk diakomodasi, padahal kami sudah kirimkan surat,” keluhnya saat menggelar audiensi, Rabu (4/3) lalu.

Sebelumnya, PWKTAU dijanjikan Komisi A DPRD untuk diselesaikan permasalahannya secepat mungkin. Pihak Komisi A juga berjanji akan memanggil Bupati Sleman, Sri Purnomo dan SKPD terkait untuk menyelesaikan persoalan pembangunan. Namun, setelah ditunggu tak ada kelanjutan dari janji ini. Apalagi tiba-tiba semua perizinan pembangunan apartemen di lingkungan mereka tiba-tiba dikeluarkan semuanya.

“Kenapa kami tidak dilibatkan dalam persetujuan dokumen perizinan. Bagaimana dokumen bisa terbit padahal tidak ada persetujuan pada warga,” keluh Teti.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar