Tutupi CCTV Pemantau Gunung Merapi, Pendaki Ditendang Relawan

Oleh Kresna,

Septian yang sedang jalan jongkok tiba-tiba mendapat tendangan dari relawan.

BERITA JOGJA – Seorang pendaki Gunung Merapi dari Komunitas Adventure 54 Salatiga, Septian Anggara Putra ditendang relawan Gunung Merapi karena memasang bendera di tiang CCTV pemantauan aktivitas Gunung Merapi, Kamis (29/10). Seusai mendatangi BPPTKG (Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi) Jogjakarta untuk meminta maaf karena perbuatannya, Septian dan empat rekannya disuruh oleh relawan Gunung Merapi untuk jalan jongkok dari pintu kantor BPPTKG menuju ke parkiran mobil.

Pendaki Nakal yang Memasang Bendera di Tiang CCTV Merapi (Istimewa)

Pendaki Nakal yang Memasang Bendera di Tiang CCTV Merapi (Istimewa)

Saat sedang jalan jongkok, tetiba salah seorang relawan Gunung Merapi menendang punggung Septian. Akibatnya, Septian pun tersungkur. Melihat adanya aksi penendangan terhadap Septian, kontan relawan yang lain langsung menarik oknum relawan yang melakukan penendangan.

“Tadi para pelaku penutupan CCTV Gunung Merapi disuruh jalan jongkok. Saat jalan jongkok, pendaki yang berambut gondrong (Septian) tiba-tiba ditendang. Yang nendang siapa saya tidak tahu tapi yang pasti dia juga relawan,” ujar salah seorang saksi mata yang tidak ingin identitasnya disebutkan.

Terkait adanya insiden penendangan terhadap Septian, Kepala BPPTKG Jogjakarta, I Gusti Made Agung Nandaka membenarkan adanya insiden tersebut. “Saya juga dengar kabar kalau mereka tadi disuruh jalan jongkok, itu diluar kendali kami, relawan yang berada di luar,” ungkapnya.

Seusai jalan jongkok menuju parkiran, Made mengaku sempat bertemu dengan Septian dan kawan-kawannya. Made memastikan tidak ada luka yang dialami Septian akibat tendangan yang mengenai punggungnya.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar