Vlog Fest 2016 The Movie: Cara Endank Soekamti Meruwat Pendidikan

Oleh Jatu Raya,

Semua hasil penjualan fisik film Vlog Fest akan digunakan untuk membiayai DOES University angkatan ke-2

Endank Soekamti (Foto: Endank Soekamti)

Tim Vlog Endank Soekamti (Foto: Endank Soekamti)

BERITA JOGJA – Endank Soekamti bukan hanya band yang piawai mengemas album dan konser menjadi tak terlupakan. Mereka juga band visioner yang punya banyak produk asyik dan bermanfaat untuk masyarakat. Salah satunya DOES University, sekolah gratis berkonsep andragogi. Sekolah ini mengajarkan ilmu sesuai dengan bakat dan minat siswa ajar dengan menggunakan sistem karantina sehingga proses pendidikan berjalan lebih fokus.

Pendanaan sekolah pun dilakukan dengan swadaya. Erix dan Dory bersama tim Endank Soekamti lainnya punya sejuta cara untuk membiayai sekolah yang sudah memasuki tahun ke-2 ini. Vlog Fest 2016 The Movie salah satunya. Film berformat 360 pertama di dunia ini akan rilis Rabu (17/8) dan semua hasil penjualan fisiknya akan digunakan untuk membiayai DOES University angkatan ke-2.

Vlog Fest sendiri bukan hanya sebuah film tapi diharapkan akan jadi program tahunan dengan misi penggalangan dana untuk pendidikan di Indonesia dengan cara yang Endank Soekamti suka. Itu sebabnya produksi film ini dilakukan secara swadaya dan tidak memakan banyak biaya. Namun, meski bisa dikatakan bukan film mahal, Endank Soekamti tidak asal-asal menggarap produksinya. Mereka sangat serius karena tantangannya sangat besar.

“Ini adalah pengalaman pertama bermain di film berformat 360. Secara keseluruhan proses produksinya menyenangkan karena bekerja dikelilingi pemandangan yang indah. Tapi secara fisik cukup menguras energi, sampai ngos-ngosan.” kisah Dory Soekamti.

Boxset berisi VR Glass, flash disk 16 Gb berisi raw movie data dan behind the scene film, t-shirt, serta sertifikat kepemilikan. (Foto: Endank Soekamti)

Boxset berisi VR Glass, flash disk 16 Gb berisi raw movie data dan behind the scene film, t-shirt, serta sertifikat kepemilikan. (Foto: Endank Soekamti)

Penjualan fisik film ini, dikemas dalam bentuk boxset berisi VR Glass, flash disk 16 Gb berisi raw movie data dan behind the scene film, t-shirt, serta sertifikat kepemilikan, dapat diperoleh melalui www.belialbumfisik.com. Meski berformat 360, film ini juga bisa dinikmati tanpa VR glass. “Tapi menonton dengan VR Glass akan memberikan pengalaman tersendiri,” beber Bagoes Kresnawan, produser sekaligus aktor Vlog Fest.

Film berdurasi 50 menit ini berkisah tentang delapan vlogger yang mengikuti festival vlog. Tim Endank Soekamti: Erix, Ari, Dory, Ulog, Lanang, Bagus, Isa, dan Ipang, berperan sebagai vlogger di film itu. Mereka berlomba-lomba membuat video blog untuk memperebutkan hadiah. Gunung Bromo dipilih sebagai lokasi pembuatan film, sambung Erix, bukan asal-asalan.

“Ini dalam rangka turut menunjukkan bagaimana keindahan alam dan panorama obyek wisata ini yang merupakan salah satu asset bangsa Indonesia,” bebernya yang juga bertindak sebagai sutradara.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar