Wah, Ada Gerakan Tanpa Setrika via Blogging

Oleh Jatu Raya,

BERITA JOGJA – Di tengah munculnya gerakan-gerakan berbasis hukum atau politik di internet, muncul gerakan yang cukup unik dan menghilangkan kejenuhan. Berawal dari blogging, Dwi Indah Lestari melalui blognya menggalakkan Gerakan Tanpa Setrika (GTS). Di blognya, ia mengungkapkan alasan menggalakkan Gerakan ini. Ia menilai bahwa tanpa setrika akan menghemat listrik dan punya waktu luang untuk […]

BERITA JOGJA – Di tengah munculnya gerakan-gerakan berbasis hukum atau politik di internet, muncul gerakan yang cukup unik dan menghilangkan kejenuhan. Berawal dari blogging, Dwi Indah Lestari melalui blognya menggalakkan Gerakan Tanpa Setrika (GTS).

Gerakan Tanpa Setrika

Gerakan Tanpa Setrika (Logo: Dokumen annisast.com)

Di blognya, ia mengungkapkan alasan menggalakkan Gerakan ini. Ia menilai bahwa tanpa setrika akan menghemat listrik dan punya waktu luang untuk tidur. “Dijamin listrik irit, tenaga hemat, dan waktu luang bisa digunakan untuk bobo,” tulisnya.

Kendati demikian untuk baju-baju formal seperti seragam atau pakaian kondangan harus disetrika. Sebab, pakaian itu digunakan untuk acara formal. “Lain halnya dengan pakaian dalam yang tidak kelihatan atau baju rumah yang sifatnya casual,” tulisnya.

Gerakan ini sendiri sudah mendapat dukungan dari sejumlah pengguna blog dan pegiat internet lainnya. Annisa Steviani misalnya, melalui laman annisast.com turut mendukung penggalakkan gerakan ini.

“Bisa hemat tenaga dan waktu. Bayangin kalau yang enggak nyetrika satu Jakarta. Wah irit berapa banyak tuh,” tulisnya.

Dari segi estetika dirinya tidak melihat pentingnya menyetrika. Lebih baik waktu menyetrika, tulisnya, digunakan untuk tidur atau blogging. Kendati demikian dalam lamannya, ia juga memberi tips bagaimana baju tetap rapi tanpa disetrika.

Banyak komentar positif yang mengisi laman Annisa. Rata-rata pengisi komen memberikan apresiasi dan turut mendukung gerakan ini. Tertarik?

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar