Wajib Baca! Serba-Serbi Sidang Tilang di Jogja

Hukuman sidang tilang terhadap pelanggar lantas mulai dari denda sampai kurungan maksimal satu tahuns

BERITA JOGJA – Pengadilan Negeri (PN) di Jogjakarta sekali dalam satu minggu pasti menggelar sidang tilang kendaraan bermotor. Ratusan pelanggar lalu lintas disidangkan untuk menerima hukuman atas pelanggaran yang dilakukan. Hukuman yang didapatkan umumnya ada dua, yaitu denda materi (uang) dan kurungan.

Sidang tilang

Ilustrasi Penilangan (Dokumen Luwuraya)

Untuk hukuman denda, pelanggar yang menghadiri sidang atau yang tidak menghadiri sidang bisa membayar di bank yang ditunjuk pemerintah. Ketentuan ini diatur dalam Pasal 267 ayat (1) dan (3) UU LLAJ.

“Jika pelanggar tidak bisa hadir ke PN untuk menghadiri sidang, maka berdasar ayat (3) di Pasal yang sama pelanggar bisa menitipkan denda pada bank yang ditunjuk oleh pemerintah dengan melampirkan berkas bukti pelanggaran,” jelas Edi Budianto selaku Jaksa di PN Sleman.

Sementara itu denda kurungan maksimal satu tahun empat bulan. Hukuman ini sebenarnya sama dengan penjara, namun berlangsung singkat karena sifat pemeriksaannya yang cepat. Soal hukuman perampasan kemerdekaan (kurungan) bisa dilihat di Pasal 18 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Halaman

1 2

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar

  • Totok Haryono

    pak polisi dinas perhubungan kota mengijinkan melanggar rambu – rambu di alun – alun utara, rambu – rambu larangan hanya ditutupi stiker, apa tindakan pak polisi?