Wajib Pajak Nakal Diancam Dua Tahun Penjara

Oleh Jatu Raya,

BERITA JOGJA – Terdakwa kasus penggelapan pajak, Lin Handy Kiatarto,Direktur CV Tira Persada diancam hukum pidana maksimal dua tahun seteah didakwa melanggar Pasal 39 ayat (1) huruf c, huruf d, huruf i jo.Pasal 43 UU RI Nomor 6 tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan. Kasus ini sendiri sudah diajukan ke Pengadilan Negeri […]

BERITA JOGJA – Terdakwa kasus penggelapan pajak, Lin Handy Kiatarto,Direktur CV Tira Persada diancam hukum pidana maksimal dua tahun seteah didakwa melanggar Pasal 39 ayat (1) huruf c, huruf d, huruf i jo.Pasal 43 UU RI Nomor 6 tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan. Kasus ini sendiri sudah diajukan ke Pengadilan Negeri (PN) Sleman.

Pengemplang pajak

Istimewa

Dalam dakwaan subsidair, diketahui bahwa terdakwa bersama Alex Setiyanto (dituntut secara terpisah) bersama-sama melakukan tindak pidana di bidang perpajakan pada 2009 sampai 2010 di kantor KPP Sleman Jalan Ringroad Utara No.10 Maguwoharjo, Depok, Sleman.

Keduanya didakwa melakukan tindak pidana dengan tidak menyampaikan surat pemberitahuan SPT PPN dan menyampaikan surat yang isinya tidak benar. Adapun cara yang dilakukan terdakwa, baca JPU di depan majelis hakim yang dipimpin Rochmad SH adalah dengan tidak membayarkan pajak sebesar 10 persen pada negara.

“Terdakwa sebagai direktur CV yang bergerak di bidang distributor cokelat, margarin, dan perasa makanan setelah ditelusuri rekeningnya kedapatan melakukan penjualan pada 2009-2010 tapi tidak melaporkan PPN,” tulis JPU dalam dakwaan subsidair.

Atas temuan itu diketahui bahwa terdakwa tidak melaporkan Penyerahan Kena Pajak kurun waktu Januari-Desember 2009 sementara pada 2010 melaporkan dengan isi yang tidak benar. Akibat penggelapan ini negara telah mengalami kerugian sekitar Rp2,8 miliar.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar