Warga Karangbajang Dihebohkan Penemuan Batu Buto Kala di Sawah

Oleh Kresna,

BERITA JOGJA – Warga dusun Karangbajang, Desa Tlogoadi Kecamatan Mlati, Sleman dihebohkan dengan penemuan batu bergambar Buta Kala ditengah sawah. Penemuan batu tersebut pertama kali ditemukan oleh Iwan dan Tri Harjito sekitar satu bulan lalu. Menurut Tri Harjito, batu tersebut ditemukan saat Iwan sedang membajak sawah. Saat itu traktor yang digunakan oleh Iwan terjungkal karena […]

BERITA JOGJA – Warga dusun Karangbajang, Desa Tlogoadi Kecamatan Mlati, Sleman dihebohkan dengan penemuan batu bergambar Buta Kala ditengah sawah. Penemuan batu tersebut pertama kali ditemukan oleh Iwan dan Tri Harjito sekitar satu bulan lalu.

Buta Kala ditemukan ditengah sawah di Karangbajang, Tlogoadi, Mlati, Sleman

Buta Kala ditemukan ditengah sawah di Karangbajang, Tlogoadi, Mlati, Sleman

Menurut Tri Harjito, batu tersebut ditemukan saat Iwan sedang membajak sawah. Saat itu traktor yang digunakan oleh Iwan terjungkal karena menabrak batu yang ada dibawah sawah.

“Waktu itu saya diminta tolong untuk bantu angkat traktor yang terbalik, setelah itu saya cek ternyata ada batu yang bergambar buto. Setelah saya lihat, ternyata ada batu lainnya juga,” katanya pada wartawan, Senin (1/6).

Sementara itu Kepala Kelompok Kerja Pengamanan, Penyelamatan dan Zonasi BPCB DIY, Muh Taufik mengatakan dua batu yang ditemukan tersebut adalah runtuhan candi. Dua batu tersebut yaitu Buto Kala dan Antefiks.

Batu bergambar Buto Kala tersebut berukuran lebar 90 cm, tinggi 40 cm dan 14 cm. Sementara Antefik berukuran lebar 84 cm, tinggi 50 cm dan tebal 23 cm.

“Belum bisa dipastikan itu candi Budha atau Hindu, karena Kala ini ada didua candi. Letaknya Kala itu selalu diatas pintu gerbang atau relung,” terangnya.

Sementara itu pihaknya memperkirakan candi tersebut berasal dari abad 8 hingga 10 masehi. Namun saat ini BPCB akan mendalaminya terlebih dahulu.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar