Woi Pak Jokowi, Guru di Gunungkidul Ini Hanya Digaji Rp300 Ribu

Oleh Kresna,

Gaji guru honorer di SD Negeri 4 Wonosari ini bahkan sering dirapel tiga bulan sekali

BERITA JOGJA – Tanggal 25 November diperingati sebagai hari guru. Sayangnya di hari yang istimewa hari guru tersebut, masih ada guru yang digaji tidak layak. Salah satunya Bayu Prihartanto guru honorer di SD Negeri 4 Wonosari, Gunungkidul yang hanya mendapat gaji Rp300ribu perbulan.

“Jangan kaget, ya memang cuma segitu,” kata Bayu pada wartawan saat ditemui di Wonosari, Rabu (25/11).

Bayu

Bayu Prihartanto, di depan warungnya. (Foto: Kresna)

Mirisnya gaji tersebut pun terkadang dirapel tiga bulan sekali.”Honornya itu dari Sekolah Rp200ribu, dari Kabupaten Rp100ribu. Jadi total Rp300ribu. Itu pun kadang tidak dibayar tiap bulan. Yang dari kabupaten kadang tiga bulan sekali atau empat bulan,” ujarnya.

Karena gajinya yang kecil tersebut, Bayu pun harus memutar otak untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga kecilnya. Dia dan istrinya pun memutuskan membuat warung makan diemperan toko. “Anak saya masih kecil, jadi memang harus kerja lain. Tidak bisa hanya mengandalkan gaji guru. Kalau pagi saya ke pasar belanja, terus langsung ngajar, kalau malam jualan penyetan,” ungkapnya.

Dengan kondisi seperti itu, dia pun hanya pasrah. Dia berharap pemerintah bisa memberikan perhatian pada guru honorer seperti dirinya. “Saya cuma bisa berharap saja dan berusaha mencari solusi sendiri. Susah kalau hanya berharap pada pemerintah,” tandasnya.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar